Sabtu, 24 Oktober 2015

Rasa

Aku mulai goyah. Aku mulai pesimis LDr  bagiku begitu berat. jarak bukan alasan yg utama. Tapi sikap n sifat yg mulai brubah. Ya tak ada lagi kata" manis penyemangat. Dia hnya menjalankan tugasnya telf sms. Setelah itu sibuk dgn pekerjaan. Bagi ku bukan masalah kesibukannya karena aku tau memang itu sudah tugasnya. Tp yang membuat ku pesimis tak ada lagi kata" manis penyemangat dari dia. Aku juga ingin tau fotonya tp dia sma sekali gak mau ngasih foto. Emg ada apa? Cuma foto aja aku harus minta" n itu pun gak di kabulin. Kadang kecewa kadang bertanya". Kenapa tidak semanis dulu? Kenapa tidak sebahagia dulu. Apa aku harus bersikap cuek. Ku biarkan apapun yg dia lakukan. Tak ingin tau apa yang dia lakukan. Hingga aku lupa kalau aku punya orang spesial. Apa harus seperti itu??